Edukasi Pola Makan Sehat dalam Perspektif Islam dan Pemeriksaan Kesehatan dengan Metode POCT Desa Sumbersono Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.64595/jcdd.308Keywords:
Edukasi, Pola Makan Sehat Islam, POCT; penyakit metabolik; kesehatanAbstract
Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan ibu rumah tangga. Kurangnya kesadaran terhadap pola makan sehat menjadi faktor pemicu utama. Dalam Islam, pola makan sehat telah diajarkan sebagai bagian dari menjaga keseimbangan jasmani dan rohani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pola makan sehat berdasarkan perspektif Islam dan melakukan pemeriksaan kelainan metabolisme menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) pada ibu-ibu di Balai Dusun Sumbersono. Sebanyak 31 responden mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang pola makan sehat perspektif Islam sangat tinggi (≥87%), namun praktiknya lebih rendah, dengan hanya 71% makan saat lapar, 67,7% berhenti sebelum kenyang, dan 58,1% menghindari makanan berlebihan. Hal ini menggambarkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan penerapan. Selanjutnya sebanyak 41,9% mengalami hipertensi, 58,1% memiliki kolesterol tinggi, dan 58,1% mengalami hiperurisemia. Edukasi Islamik memberikan motivasi spiritual dalam perubahan gaya hidup. Intervensi ini efektif sebagai upaya preventif berbasis nilai agama dan kesehatan.
Downloads
References
Ahn, C., Kang, J., & Kim, H. (2019). Point-of-care testing: Current applications and future prospects. Korean Journal of Clinical Laboratory Science, 51(3), 195–203.
Aisyah, R., Maulina, I., & Nurhayati, R. (2022). Dislipidemia pada perempuan usia dewasa: Faktor risiko dan pencegahan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 16(1), 45–52.
Akbar, M., & Santoso, D. (2021). Hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan kadar kolesterol. Jurnal Gizi dan Pangan, 9(2), 112–119.
Andini, R., & Permatasari, D. (2020). Peran edukasi gizi terhadap penurunan kadar asam urat. Gizi Indonesia, 43(1), 33–39.
Azwar, S. (2020). Konsep Pola Makan Sehat dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
BPS Kabupaten Malang. (2022). Kecamatan Wonosari dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik.
Budiman, A., & Riyanto, R. (2021). Validitas alat POCT dalam skrining kolesterol. Jurnal Diagnostik Laboratorium, 5(1), 12–19.
Damayanti, D., & Setiawan, R. (2023). Analisis tekanan darah dan faktor gaya hidup. Media Kesehatan Indonesia, 18(2), 89–96.
Dewi, N. L. P. S., & Putri, I. A. (2019). Hubungan konsumsi daging merah dengan hiperurisemia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(3), 147–152.
Gunawan, D. M., & Putra, A. (2021). Pengaruh aktivitas fisik terhadap kadar kolesterol total. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(1), 65–70
Hakim, L., & Azizah, N. (2022). Pemeriksaan kadar asam urat menggunakan POCT. Jurnal Laboratorium Medik, 6(2), 88–94.
Hamid, M. (2019). Pola Makan Rasulullah dan Kaitannya dengan Kesehatan. Jurnal Studi Islam dan Kesehatan, 2(1), 21–28.
Hardiani, H., & Fahmi, R. (2021). Deteksi dini penyakit tidak menular melalui skrining komunitas. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(1), 30–36.
James, P. A., et al. (2014). 2014 Evidence-Based Guideline for the Management of High Blood Pressure in Adults. JAMA, 311(5), 507–520.
Kemenkes RI. (2018). Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Lee, S., Lim, C., & Park, J. (2020). Benefits and challenges of POCT in rural healthcare. Asian Journal of Clinical Pathology, 10(2), 99–107.
Mahardika, R., & Susilowati, T. (2019). Analisis pengaruh konsumsi makanan berlemak terhadap kolesterol. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 7(3), 200–207.
Marlina, S., Yani, A., & Wulandari, E. (2021). Edukasi gizi dan pengaruhnya terhadap perubahan perilaku makan pada ibu rumah tangga. Jurnal Gizi Komunitas, 4(2), 45–52.
Mulyani, S., & Nugraheni, S. (2021). Edukasi kesehatan dalam menurunkan risiko hipertensi. Jurnal Promkes, 9(2), 54–60.
NCEP. (2002). Third Report of the National Cholesterol Education Program. NIH Publication.
Oktaviani, Y., & Saputri, N. (2020). Hubungan pola makan dengan hipertensi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 102–108.
Pertiwi, N. M. A., & Dewi, N. M. Y. (2023). Pemanfaatan POCT dalam pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 2(1), 15–22.
Price, C. P., & Kricka, L. J. (2019). Improving healthcare accessibility through point-of-care testing. Clinical Chemistry, 65(4), 463–470.
Putri, R., & Fauziah, N. (2022). Evaluasi kadar kolesterol pada perempuan usia produktif. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 19(1), 55–61.
Rahmawati, E., & Amalia, N. (2023). Gaya hidup sedentari dan risiko hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(2), 98–105.
Rani, Y., & Syahrial, Z. (2020). Analisis kadar asam urat berdasarkan usia dan pola makan. Jurnal Laboratorium Medis, 4(3), 210–216.
Rizky, N., & Wulandari, D. (2022). Pemeriksaan kolesterol total dengan metode kapiler. Jurnal Analis Kesehatan, 8(1), 30–36.
Sari, I. P., & Hamid, A. (2021). Perbandingan hasil POCT dan laboratorium klinik. Jurnal Teknologi Laboratorium, 10(2), 72–78.
Sitorus, A. M., & Manurung, N. (2021). Pemanfaatan POCT dalam skrining PTM. Jurnal Pengabdian dan Kesehatan, 3(2), 101–108.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surya, R., Hartini, S., & Fitri, M. (2021). Hubungan gaya hidup dengan hipertensi pada wanita. Jurnal Keperawatan, 13(1), 45–51.
Widyaningsih, R., & Amalia, N. (2020). Pengaruh konsumsi purin terhadap kadar asam urat. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 6(2), 83–89.
Wright, A. F., et al. (2017). Hyperuricemia and gout: Pathophysiology and management. The New England Journal of Medicine, 377(20), 1993–2003.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Afwan Romdloni, Yauwan Tobing Lukiyono, Muhammad Taufik Hidayat, Hurun Ainun Jamilah, Nurus Saadati Asbachah, Nadira Maulidiatul Kamiliah, Ahmad Danu Ajrullah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.